Semangat Kemerdekaan, Perkuat Modernisasi dan Standardisasi Pertanian Menuju Indonesia Emas 2045
Sukabumi, 17 Agustus 2026 — Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Veteriner (BRMP Veteriner), Siswani, mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kolaborasi dan transformasi pertanian menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam amanat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang disampaikan pada Upacara Peringatan HUT ke-81 RI, sektor pertanian ditegaskan memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Target swasembada pangan yang sebelumnya ditetapkan dalam empat tahun terus dipercepat menjadi satu tahun melalui berbagai langkah strategis, salah satunya penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani berbasis teknologi.
Penguatan Standardisasi dan Sertifikasi Pertanian
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kehadiran Kepala BRMP Veteriner pada Soft Launching Lembaga Sertifikasi Person (LSP) “Menjamin Profesionalisme, Membangun Pertanian Modern” di BRMP Sistem. Dalam arahannya, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP Kementan), Fadjry Djufry, menekankan pentingnya pemenuhan dan penerapan standardisasi pada seluruh UK/UPT.
Penguatan standardisasi dan sertifikasi membutuhkan sinergi, kekompakan, serta kolaborasi antar-UK/UPT. Ke depan, peran BRMP diharapkan tidak hanya terbatas sebagai petugas pengambil contoh, tetapi berkembang lebih luas dalam mendukung penerapan standardisasi dan sertifikasi guna memperkuat profesionalisme dan daya saing sektor pertanian.
Menggali Inovasi Teknologi Pertanian di Sukabumi
Dalam rangka memperkuat koordinasi sekaligus menggali potensi inovasi teknologi pertanian, dilakukan kunjungan kerja ke BRMP Tanaman Industri dan Penyegar di Kabupaten Sukabumi. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat berbagai inovasi yang dapat mendukung modernisasi pertanian, termasuk pengembangan bioindustri kopi dan kakao.
Pengembangan bioindustri kopi dan kakao diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi dan pengolahan hasil, sekaligus memberikan nilai tambah serta mendukung kesejahteraan pelaku usaha dan petani. Selain itu, penerapan teknologi bioenergi melalui pemanfaatan biomassa dan sumber daya pertanian sebagai bahan baku energi turut menjadi perhatian dalam mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BRMP Veteriner terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung modernisasi pertanian. Berbagai inovasi, standardisasi, dan pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mendorong terwujudnya pertanian Indonesia yang semakin efisien, produktif, bernilai tambah, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.